Kelompok Tani Maju Mencapai Hasil Panen Padi Sembilan Ton Per Hektar

Selasa Kliwon, 17 Maret 2015 23:13 WIB ∼ 3774 Komentar (0)

Foto Berita

Memulai masa panennya, kelompok Tani Maju desa Argorejo mengundang Muspika Kecamatan Sedayu menyaksikan wiwitan. Wiwitan diawali dengan ngubin (panen pada areal 2,5 x 2,5 meter) untuk mengukur tingkat produktivitas hasil panen oleh mantri tani dan penyuluh pertanian. Hasil dari pengukuran tersebut yang dilaksanakan Selasa (17/03) pada 7 bidang areal persawahan di bulak semampir, menunjukan produktivitas panenan padi kali ini mencapai 9,06 ton per hektar.

Dari informasi yang disampaikan koordinator penyuluh pertanian maupun mantri tani,  di kecamatan Sedayu standar produktivitas hasil panen padi sudah mencapai rata-rata 7,8 ton per hektar. Namun khusus untuk kelompok Tani maju yang mengelola areal sawah seluas 24 hektar, standar hasil panen sudah mencapai 8,8 ton. Dengan demikian ada kenaikan hasil panen padi 2 kwintal lebih kali ini. Walau tidak mencapai tiga prosen dari hasil musim panen sebelumnya, namun produktivitas Kelompok Tani Maju dipandang sudah cukup tinggi.

Penimbangan hasil panen per ubin dari sawah Sugiraharjo yang menanam varietas makongga menghasilkan 6,9 kg, Sisworejo dengan varietas situbagendit 5,4 kg, Pardi untuk virietas pertiwi 5,8 kg, Tukijan dengan varietas cihirang 4,9 kg, Sukono yang juga dengan varietas cihirang 6,24 kg, Tukiyat untuk varietas situbagendit 4,4 kg dan Wardi dengan varietas cihirang 6,0 kg. Walau bisa mencapai hasil tersebut, namun Broto Wadi ketua kelompok Tani Maju merasa cukup sulit memperoleh pupuk kimiawi sesuai kebutuhan masing-masing anggota kelompoknya.

Untuk mencapai swasembada pangan terutama swasembada beras, kementrian pertanian RI melakukan pendampingan yang efektif dan berkesinambungan terhadap petani. Salah satu upayanya adalah adanya SLPTT (Sekolah Lapangan Penerapan Tanaman Terpadu) sejak 2007. Mulai 2015 metoda tersebut lebih dikenal dengan istilah GPPTT (Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu). Di sini peran penyuluh pertanian dan mantri tani sangat penting untuk mendapingi para petani.

Pada saat rembuk kelompok setelah wiwitan, koordinator penyuluh pertanian Wagiman menyampaikan bahwa, walau hasil panen padi di Sedayu sudah cukup tinggi, namun saat lomba beberapa waktu yang lalu di tingkat Provinsi, masih kalah dari Nanggulan. Hal ini hanya karena pola tanam yang belum seluruhnya menggunakan metoda sajarwo di Sedayu. Untuk itu pada musim tanam berikutnya dihimbau agar kelompok Tani Maju Argorejo lebih memperhatikan pola tanam tersebut.

Ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi juga disampaikan P. Fernandez Ka.Sie Ekbang & LH Kec. Sedayu atas apa yang dicapai oleh kelompok Tani Maju. Ke depan dihimbau juga agar petani tidak tergiur menjual lahan pertaniannya walau dengan harga yang cukup tinggi, agar Sedayu tetap menjadi salah satu lumbung padi DIY karena saat ini alih fungsi lahan di Sedayu sudah cukup signifikan. Stepanus Danramil Sedayu juga meminta agar kelompok bisa selalu kompak dalam membasmi hama padi maupun dalam jadwal tanam yang serempak. Hal ini dimaksudkan agar produktivitas yang tinggi ini dapat dipertahankan dan bila mungkin terus ditingkatkan. (pf)



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.

Puskesmas
di Kecamatan Sedayu

Puskesmas Sedayu I

Puskesmas Sedayu I

Panggang, Argomulyo, Sedayu, Bantul
(0274) 7477131

Puskesmas Sedayu II

Puskesmas Sedayu II

Jl. Wates Km 12, Semampir, Argorejo, Sedayu, Bantul
(0274) 7466886

Komando Rayon Militer Sedayu

Koramil / Komando Rayon Militer Sedayu

Jl. Yogya - Wates Km. 10 Argomulyo, Sedayu

Kepolisian Sektor Sedayu

Polsek / Kepolisian Sektor Sedayu

Jl. Yogya - Wates Km 10.5 Argomulyo, Sedayu
(0274) 795968

Kantor Urusan Agama Sedayu

KUA / Kantor Urusan Agama Sedayu

Jl. Wates Km. 10 Karanglo, Sedayu, Bantul
(0274) 7499163