Sawah Nganggur di Dusun Jurug, Segera Akan Ditanami

Senin Wage, 16 Maret 2015 13:22 WIB ∼ 1024 Komentar (0)

Foto Berita

Suasana Saat Musyawarah di Joglo Jurug.

Tanah sawah yang cukup potensial di dusun Jurug seluas 14,7 ha menganggur selama empat tahun terakhir ini. Petani merasa rugi karena setelah berulang kali menanam, ternyata tidak bisa memanen, karena selalu diserang hama tikus. Kondisi yang memprihatinkan ini, diangkat oleh camat Sedayu  Priyo Atmaja dalam Musrenbang kecamatan, 24 Februari 2015.

Musrenbang yang juga dihadiri anggota DPRD dari daerah pemilihan Sedayu (Timbul Raharjo dan Widodo) segera mengkomunikasikan kondisi tersebut dengan Dipertahut Kabupaten Bantul. Secara cepat hal ini ditanggapi dan Dipertahut Bantul segera mengirim staf untuk melakukan pengukuran kondisi sawah nganggur yang senyatanya.

Melalui mantri taninya, Dipertahut Kabupaten Bantul selanjutnya mengkomunikasikan langkah penanganan yang konstruktif dan memperoleh aspirasi apa yang diinginkan oleh para petani.   Dari beberapa kali pertemuan yang juga dimotori Ekbang desa Argosari, disepakati untuk melakukan musyawarah bersama, yang dihadiri beberapa intansi terkait tingkat Kabupaten Bantul dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam musyawarah kelompok tani Marsudi Lestari yang difasilitasi oleh Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul, dan dihadiri Anggota DPRD Bantul dari daerah pemilihan Sedayu, BPPTP DIY, BKP3 Bantul, Muspika Sedayu dan Lurah Argosari beserta staf, yang diadakan Minggu (15/03) di Joglo Jurug Rt. 44 Argosari Sedayu, menghasilkan beberapa kesimpulan positif.

Hasil musyawarah tersebut antara lain : kelompok tani Marsudi Lestari bersepakat untuk kembali menanam padi di bulak Jangkrikan yang selama ini dianggurkan, varietas padi adalah padi cihirang, panen pertama dicanangkan pertengahan Juli 2015 dengan target hasil 7 ton per hektar. Selanjutnya tahapan pengelolaan sawah telah disepakati dan akan diawali dengan tahap persiapan pada 22 Maret 2015.

Kelompok Tani Marsudi Lestari juga sangat mengharapkan adanya bantuan dari Pemerintah. Untuk itu dalam sambutan pengarahannya, kepala dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bantul Partogi Dame Pakpahan berjanji akan secara serius memperhatikan apa yang dibutuhkan petani. Partogi juga menyampaikan bantuan yang akan diberikan oleh Bupati Bantul berupa sebuah hand tracktor, bila petani benar-benar mulai menggarap kembali sawah mereka.

Pada akhir pertemuan tersebut, Stapanus Danramil Sedayu juga menyatakan kesanggupan dalam mengupayakan bantuan tenaga dari TNI Angkatan Darat, untuk melakukan  pembasmian hama tikus. Untuk itu ia meminta agar kelompok tani segera membuat tahapan atau jawal pengolahan sawah yang pasti. Saran positif juga disampaikan dia berdasarkan pengalamannya, agar petani mau menggunakan serpihan gadung untuk mengusir tikus dari areal persawahan. (pf)



Komentar (0)

Nama harus di isi.
Format E-mail tidak tepat.
Pesan harus diisi, minimal 10 karakter, maksimal 1000 karakter.

Puskesmas
di Kecamatan Sedayu

Puskesmas Sedayu I

Puskesmas Sedayu I

Panggang, Argomulyo, Sedayu, Bantul
(0274) 7477131

Puskesmas Sedayu II

Puskesmas Sedayu II

Jl. Wates Km 12, Semampir, Argorejo, Sedayu, Bantul
(0274) 7466886

Komando Rayon Militer Sedayu

Koramil / Komando Rayon Militer Sedayu

Jl. Yogya - Wates Km. 10 Argomulyo, Sedayu

Kepolisian Sektor Sedayu

Polsek / Kepolisian Sektor Sedayu

Jl. Yogya - Wates Km 10.5 Argomulyo, Sedayu
(0274) 795968

Kantor Urusan Agama Sedayu

KUA / Kantor Urusan Agama Sedayu

Jl. Wates Km. 10 Karanglo, Sedayu, Bantul
(0274) 7499163